Analisis Tahapan Pengeboran Eksplorasi Bijih Nikel Laterit Site PT. Rezki Mineral Sejahtera Daerah Tolala, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara
Abstract
Eksplorasi merupakan langkah penting dalam industri pertambangan, terutama dalam hal endapan nikel laterit yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan global yang terus meningkat. Oleh karena itu, diperlukan metode yang tepat untuk memahami karakteristik geologi, sebaran, serta kualitas dan kuantitas bijih di bawah permukaan. Data sebanyak 3 titik sumur bor (BHS 001, BHS 007, dan BHS 008) yang mana data mengenai waktu siklus, kecepatan pengeboran, produktivitas, efisiensi (ketersediaan peralatan), serta tahapan teknis seperti pemilihan lokasi, mobilisasi peralatan, pengeboran, pengambilan sampel inti, dan deskripsi sampel. Berdasarkan hasil penelitian, kecepatan pengeboran rata-rata adalah 3,63 m/jam, produktivitas pengeboran sebesar 2,48 m/jam, dan efisiensi pengeboran sebesar 69,40%. Variasi tersebut dipengaruhi oleh kondisi litologi, keberadaan bongkahan batu, keterbatasan teknis di lapangan, dan keterampilan operator. Keberhasilan eksplorasi secara umum ditemukan dipengaruhi oleh prosedur pengeboran yang sistematis dan pemilihan parameter teknis yang sesuai; sebagai hasilnya, produktivitas dapat ditingkatkan dengan mengoptimalkan waktu kerja, meminimalkan waktu tunggu, dan menyesuaikan teknik pengeboran dengan kondisi geologi setempat.
Copyright (c) 2026 Syajruddin Syajruddin, Syahrul Syahrul, Rizki Kumalasari, Moh. Mahjum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





