Analisis Perbandingan Kadar Mgo Dan Sio₂ Pada Endapan Nikel Laterit Di Daerah Boedingi, Sulawesi Tenggara

Comparative Analysis of MgO and SiO₂ in Nickel Laterite Deposits, Boedingi, Southeast Sulawesi

  • Adriansyah Wuriadin Lantapi Teknik Geologi
  • Gina Audina P Alhabsyi Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Raivel Raivel universitas sulawesi tenggara
  • Sara Septiana universitas sulawesi tenggara
  • Alwan Satapona universitas sulawesi tenggara
  • Winarno Winarno universitas sulawesi tenggara
Keywords: MgO, SiO₂, Nikel Laterit, Geokimia, Boedingi

Abstract

Sulawesi Tenggara merupakan salah satu wilayah prospektif pembentukan endapan nikel laterit yang berkembang pada batuan ultramafik dan mengalami proses lateritisasi intensif. Perbedaan kadar MgO dan SiO₂ menjadi parameter penting dalam menafsirkan karakter geokimia, tipe endapan, serta kualitas bijih nikel laterit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kadar MgO dan SiO₂ pada endapan nikel laterit di Daerah Boedingi, Sulawesi Tenggara, khususnya pada Pit A dan Pit E. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-analitik melalui observasi geologi lapangan, identifikasi litologi, pengambilan sampel bijih laterit, preparasi sampel, serta analisis geokimia menggunakan instrumen X-Ray Fluorescence (XRF) Epsilon 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pit A memiliki kadar MgO sebesar 30,28% dan SiO₂ sebesar 40,29%, lebih tinggi dibandingkan Pit E yang memiliki kadar MgO sebesar 17,05% dan SiO₂ sebesar 36,33%. Perbedaan tersebut menunjukkan variasi karakter lateritisasi dan litologi batuan induk, dimana Pit A yang berasosiasi dengan litologi dunit cenderung memiliki karakter lebih magnesian dan siliceous, sedangkan Pit E yang berasosiasi dengan harzburgit menunjukkan kecenderungan lebih ferruginous dan aluminous. Berdasarkan karakter geokimianya, Pit A diinterpretasikan sebagai tipe endapan laterit oxide deposit, sedangkan Pit E lebih mencerminkan tipe hydrous silicate deposit. Dengan demikian, perbandingan kadar MgO dan SiO₂ dapat digunakan sebagai dasar dalam interpretasi karakter endapan, kualitas bijih, dan arahan kegiatan eksplorasi maupun penambangan nikel laterit secara lebih selektif.

Published
2026-05-21
How to Cite
Lantapi, A., Alhabsyi, G., Raivel, R., Septiana, S., Satapona, A., & Winarno, W. (2026). Analisis Perbandingan Kadar Mgo Dan Sio₂ Pada Endapan Nikel Laterit Di Daerah Boedingi, Sulawesi Tenggara. Mining Science And Technology Journal, 5(1), 55-61. https://doi.org/10.54297/minetech-journal.v5i1.1463

Most read articles by the same author(s)