Hasil Belajar Siswa ditinjau dari Penggunaan Model Problem Based Learning

  • Vilkhiyam Vilkhiyam UIN Bukittinggi
  • Yuliana Yuliana UIN Bukittinggi
  • Ritayani Ritayani UIN Bukittinggi
  • Zulfani Sesmiarni UIN Bukittinggi
  • Herlina Rasyid UIN Bukittinggi
Keywords: koreografi, model pembelajaran, Project Based Learning

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMA Negeri 1 Lembah Melintang, masalah yang ditemukan yaitu belum optimalnya hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh banyaknya siswa yang nilainya belum mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM)  yaitu 75. Sekitar 50 % nilai pengetahuan siswa masih dibawah KKM dan untuk nilai keterampilan 56 % dibawah KKM dalam mata pelajaran PAI. Untuk mengatasi hal tersebut cara yang akan digunakan adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang menyenangkan  melalui pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XII IPA 1 SMAN 1 Lembah Melintang  setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi pernikahan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) proses pelaksanaan PTK mempunyai empat komponen pokok, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Lembah Melintang yang dilaksanakan pada 3 siklus. Metode pengumpulan data adalah observasi dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil analisis data yang diperoleh persentase hasil belajar siswa dalam pembelajaran PAI menggunakan media kahoot sebesar 44% untuk nilai pengetahuan dan 68% untuk nilai keterampilan pada siklus pertama. pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dalam pembelajaran PAI menyebabkan hasil belajar siswa meningkat pada siklus II sebesar 69%  untuk nilai pengetahuan dan 83% untuk nilai keterampilan sedangkan 94% untuk nilai pengetahuan dan 100% untuk nilai keterampilan pada siklus III. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran PAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

References

Amir, M. T. (2009). Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning. Jakarta: Kencana

Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

Daryanto, P. P. S. K. (2013). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.2014

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi Belajar Cetakan Ketiga. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Eggen & Kauchak. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran. Jakarta : Indeks.

Hamalik, O. (2013). Proses Belajar Mengajar Edisi Revisi. Jakarta PT. Bumi Aksara.

Ishak, H. B., Nor, Z. M., & Ahmad, A. (2017). pembelajaran interaktif berasaskan aplikasi kahoot dalam pengajaran abad ke-21. In Seminar Serantau. Kedah: Jabatan Pendidikan Khas Institut Pendidikan Guru Kampus Darulaman Jitra. Dipetik (Vol. 11, No. 5, p. 2).

Karo-Karo, I. R., & Rohani, R. (2018). Manfaat media dalam pembelajaran. AXIOM: Jurnal Pendidikan Dan Matematika, 7(1).

Keengwe, J., & Georgina, D. (2012). The digital course training workshop for online learning and teaching. Education and Information Technologies, 17(4), 365-379.

Nana. (2010). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (2012). Didaktik Asas-Asas Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Noor, J. (2015). Metodologi penelitian (cet. Keenam). Jakarta: Prenada Media Group.

Ramayulis. (2002). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalamulia.

Rofiyarti, F., & Sari, A. Y. (2017). TIK untuk Aud: Penggunaan platform “Kahoot!” dalam menumbuhkan jiwa kompetitif dan kolaboratif anak. PEDAGOGI: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 3(3b).

Sadirman. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Sardiman, A. M. (2006). Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Saryono. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Alfabeta.

Sugiyono, P. (2011). Metodologi penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alpabeta

Sudikin dkk. (2008). Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Depdiknas.

Sundayana. (2015). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sutirman, M. P. (2013). Media dan Model-model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Graha Ilmu

Wekke, I. S., & Hamid, S. (2013). Technology on language teaching and learning: a research on Indonesian pesantren. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 83, 585-589.

Wina, S. (2009). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Kencana.

Yamin, M. (2007). Kiat Membelajarkan Siswa. Jakarta: Gaung Persada Press.

Published
2022-12-31
How to Cite
Vilkhiyam, V., Yuliana, Y., Ritayani, R., Sesmiarni, Z., & Rasyid, H. (2022). Hasil Belajar Siswa ditinjau dari Penggunaan Model Problem Based Learning. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 2(3), 219-228. https://doi.org/10.54297/seduj.v2i3.419
Section
Articles