Analisis Kemampuan Analitycal Thinking Siswa Kelas 5 pada Mata Pelajaran Metamatika di SD Negeri 1 Bukur
Abstract
Siswa kelas 5 SD Negeri 01 Bukur mengalami permasalahan menyelesaikan soal matematika materi bangun ruang. Permasalahan timbul akibat kurangnya kemampuan analitis (Analytical thinking) dalam mengerjakan latihan soal. Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Permasalahan yang ditemukan adalah kurangnya kemampuan siswa untuk meramalkan kesimpulan dari informasi yang sesuai. Data hasil penelitian menunjukkan: 1) memberikan alasan mengapa sebuah jawaban terhadap suatu masalah masuk akal dengan presentase 100%, 2) menganalisis pertanyaan dan memberikan contoh yang mendukung dengan presentase 85%, 3) menggunakan data yang mendukung untuk menjelaskan mengapa cara yang digunakan serta jawabannya benar dengan presentasse 100%, 4) membuat kesimpulan dan informasi yang sesuai dengan presentase 81%. 5) meramalkan kesimpulan dari informasi yang sesuai yaitu dengan presentase 74%. Kesimpulan penelitian ini adalah kesulitan yang memiliki tingkat prosentase paling tinggi yaitu pada indikator 1 memberikan alasan mengapa sebuah jawaban terhadap suatu masalah masuk akal dan indikator 3 menggunakan data yang mendukung untuk menjelaskan mengapa cara yang digunakan serta jawabannya adalah benar yaitu masing-masing mencapai presentase 100%.
References
Abadiyah, R. D. (2016). Pengaruh Budaya Organisasi, Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Pegawai Bank di Surabaya. Jurnal Bisnis, Managemen, & Perbankkan.
Jaedun, A., Sutarto, S., & Ikhwanuddin, I. (2014). Model Pendidikan Karakter di SMK Melalui Program Pengembangan Diri dan Kultur Sekolah. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 22(2), 163-172.
Karim, A. A. (2011). Bank Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Marini, A. (2014). Managjemen Sekolah Dasar . Bandung: Remaja Rosedakarya.
Purwanto, N. (2007). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Santrock, J. (2011). Life - Span Development : Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga.
Sardiman. (1996). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar . Jakarta: Rajawali pers.
Setyawati, R. (2018). Peningkatan Kemampuan Analitis Transaksi Dalam Menyusun Jurnal Dengan Model Problem Basedlearning Melalui Pengamatan BTBK. Jurnal Ilmiah Kependidikan.
Sigit, P. d. (2009). Modul Matematika SD Program Bermutu Pembelajaran Pengukuran Luas Bangun Datar dan Volume Bangun Ruang di SD.
Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurlan, H. (2010). Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Alfabeta.
Nurrani, Sujiono Yuliani. 2007. Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabefa.
Unaenah, E., Setyadi, A. R., Sari, P. W., El-Abida, S. F., Agustina, N., Fauziah, S., & Leonardho, R. (2020). Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Matematika tentang Pengukuran Waktu, Panjang dan Berat untuk Sekolah Dasar. EDISI, 2(1), 192-201.
Resi, B. B. F. (2021). Proses Matematisasi Mahasiswa Pendidikan Matematika dalam Menyelesaikan Masalah Program Linear. JURNAL EDUKREASI, 6(1), 1-8.





