Komunikasi Antarpribadi Individu Fatherless dengan Teman Sebaya
Abstract
Fenomena ketidakhadiran ayah (fatherless) menjadi isu sosial yang memengaruhi perkembangan emosional, kepercayaan diri, serta pola komunikasi individu, khususnya dalam konteks kehidupan santri di pondok pesantren yang memiliki dinamika sosial kolektif. Fatherless merupakan kondisi ketika individu tumbuh tanpa kehadiran atau keterlibatan ayah, baik secara fisik maupun emosional, yang berdampak pada proses pembentukan relasi interpersonal.Dalam konteks pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama, interaksi sosial yang intens dengan teman sebaya menjadi ruang penting dalam menggantikan sebagian fungsi dukungan keluarga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik komunikasi antarpribadi individu fatherless dengan teman sebaya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap informan yang memiliki pengalaman fatherless. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakhadiran ayah memengaruhi keterbukaan, kepercayaan, dan pengelolaan emosi, namun individu tetap mampu membangun komunikasi yang adaptif melalui hubungan dengan teman sebaya. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa teman sebaya berperan sebagai sistem dukungan sosial yang membantu individu fatherless mengembangkan komunikasi yang lebih efektif dan stabil secara emosional. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas konteks kajian serta melibatkan informan yang lebih beragam agar memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
References
Afharrozi. (2024). Investigasi Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Motivasi Dan Prestasi Santri Di Pondok Pesantren. Jiip (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(9), 9466.
Alifia Febyanti, Susilowati Dyah K, H. (2022). Komunikasi Antarpribadi Jarak Jauh Antara Orang Tua Dan Anak Dalam Menjaga Hubungan Keluarga. 2022, 12(1), 11.
Alisa, T. P., Munifah, Lestari, M., & Nurwahyuni. (2025). Fatherless Dan Dukungan Sosial Terhadap Kenakalan Remaja Pada Siswa Smp. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(8), 5606.
Alisia Zahro’atul Baroroh, & Khobir, A. (2025). Peran Pondok Pesantren Dalam Membentuk Karakter Anak Muda Di Era Modern. Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Perpajakan, 2(1), 1.
Anabela, C., & , Dadang Wiratama, Ali Mustain, I. P. (2026). Dinamika Adaptasi Peran Pegawai Pasca-Rotasi Jabatan: Self-Driven Adaptation Pada Organisasi Publik. Journal Of Trends Economics And Accounting Research, 6(3), 386.
Ardiansyah, Risnit2, M. S. J. (2023). Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif Dan Kuantitatif. Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 4.
Aura Putri Fajriyanti, D. S., & Sujarwo. (2024). Fenomena Fatherless Di Indonesia. The Indonesian Journal Of Social Studies, 7(1), 190.
Clara Puspita, A. S. (2024). Komunikasi Antarpribadi Perempuan Fatherless Dengan Lawan Jenis. Jika /Jurnal Ilmu Komnikasi Andalan, 11(1), 13.
Desi Widiya Puzi Astuti, B. (2025). Fenomena Fatherless Dalam Perspektif Al-Qur’an (Kajian Tentang Relasi Ayah Dan Anak Dalam Kisah Al-Qur’an). Fathir: Jurnal Studi Islam, 2(1), 70.
Dewi Asih Purwanti, Cempaka Putrie Dimala, H. M. (2025). Tanpa Sosok Ayah: Dampak Fatherless Pada Hubungan Romantis Dewasa Awal. Eduinovasi: Journal Of Basic Educational Studies, 5(2), 1550.
Dwilianto, R., Matondang, A. U., & Yarni, L. (2024). Perkembangan Masa Dewasa Awal. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 8817.
Edi Putra Jaya, Hairul Fauzi, Suhadi, M. (2026). Manajemen Komunikasi Antarpribadi Dalam Pengembangan Karakter Santri Di Pesantren. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 2125.
Fatma Ratu Shifa, A. S. (2024). Dampak Tidak Adanya Peran Ayah Terhadap Perkembangan Anak Di Indonesia. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik, 2(1), 265.
Fenata, Vlaga Billyum, Beta Puspitaning Ayodya, I. D. (2025). Pola Komunikasi Interpersonal Komentator Mobile Legends Pada Live Chat Youtube Mpl Indonesia. Relasi: Jurnal Penelitian Komunikasi, 5(4), 428.
Hayatul Lisa1, A. I. (2025). Peran Komunikasi Antarpribadi Guru Dalam Membangun Kedekatan Dengan Siswa Di Sekolah It Mutiara Ilmu. Arini: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 2(2), 369.
M. Husnullail; Risnita; M. Syahran Jailani, A. (2024). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Riset Ilmiah. Journal Genta Mulia, 15(2), 73.
Maharani, N. K. P. B. (2025). Krisis Figur Ayah: Dampak Fatherless Pada Perkembangan Individu. Jurnal Psikologi Perseptual, 20(2), 230.
Muhammad Nizar Syahroni Saputra1, F. (2026). Karakteristik Dasar Pesantren Dan Madrasah Sebagai Lembaga Pendidikan Islam(Studi Komparatif Perspektif Historis-Sosiologis). Ihsan : Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 14.
Muhammad Wahyu Ilhami1, W. V. N., Arivan, Mahendra3, Sirodj4, R. A., & M Win Afgani. (2024). Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 20.
Mujiono, Romlan, S. B. (2025). Analisis Yuridis Faktor-Faktor Penyebab Tingginya Angka Perceraian Di Kabupaten Jombang. Justicia Journal, 14(1), 136.
Nani Daryani, F. B. A. (2025). Komunikasiantarpribadi Guru Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Tunarungu. Jurnal Transformative Pedagogies: Innovation Perspective On Multidiciplinary Education And Learning, 2(1), 13.
Ondeng, R. F. S. (2022). Pesantren Di Indonesia: Lembaga Pembentukan Karakter. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 44.
Praptiningsih, A. A. N. R. N. A. (2025). Peran Komunikasi Keluarga Dalam Membangun Resiliensi Remaja Madya Fatherless Di Jakarta Barat. Jurnal Communicology: Jurnal Ilmu Komunikas, 13(1), 131.
Putri, A. C., Rantona, S., & Mogot, Y. D. Y. (2025). Komunikasi Keluarga Bagi Perempuan Dewasa Fatherless Dalam Memilih Pasangan Hidup Di Kota Bandung. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik Dan Kebijakan Negara, 2(4), 24.
Ria Nur Iskandar, F. E. K. (2021). Gambaran Konsep Diripada Pria Dewasa Awal Yang Mengalami Fatherlessakibat Perceraian. Inquiry Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(2), 50.
Rofifah, K., & Supriyadi. (2024). Hubungan Peran Orang Tua, Teman Sebaya Dan Lingkungan Masyarakat Terhadap Nomofobia Pada Remaja. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 514.
Suparman. (2025). Strategi Pengembangan Kecerdasan Emosional Melalui Pendidikan Akhlak Di Yayasan Pondok Pesantren 17 Agustus Samplagan Gianyar Bali. Al-Ikhtiar: Jurnal Studi Islam, 2(1), 480.
Syahfitri, Dwi Fitri, Bobby Rahman, Subhani, M. (2026). Strategi Komunikasi Interpersonal Keluarga Dalam Menghadapi Fenomena Fatherless (Studi Pada Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh). Peshum:Jurnalpendidikan,Sosial Danhumaniora, 5(2), 2317.
Syahfitri, N. I., Salsabila, A., Alfariza, & Iqbal, M. (2025). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Tradisi Pesantren. Fatih: Journal Of Contemporary Research, 2(2), 1035.
Syahnaz Apriliza Putry, Ummu Salamah, I. F. (2025). Dinamika Komunikasi Perempuan Fatherless Dengan Ayah Penyandang Gangguan Mental Di Kota Garut. Mukasi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(3), 866.
Tata Arbiyana, S. K. (2024). Dinamika Fatherless Terhadap Pengembangan Diri Remaja Perempuan Di Man 2 Model Medan. Psyche 165 Journal, 17(3), 292.
Zaahirah Syam, Ahkam, N. A. (2024). Dukungan Teman Sebaya: Kunci Keterlibatan Siswa Di Pesantren Al Wasilah Lemo. Journal Of Correctional Issues, 7(2), 150.
Zuhri, A., Susilo, J., Rosyidah, U., Alamianti, D., Alodia, A. Y., Kusumaningputri, D. S. A., & Baihaky, R. (2026). Komunikasi Antarpribadi (Buku Ajar) (S. Nurhaliza (Ed.); Cetakan Pe). Pt. Star Publishing Yogyakarta - Indonesia.
Zulfirman, R. (2022). Implemetasi Metode Outdoor Learning Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Man 1 Medan. Jurnal Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran, 3(2), 149.
Copyright (c) 2026 Elis Nurohayati, Tsania Nurizka Larasati, Muhammad Riziq Malela, Ike Junita Triwardhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





