Peran Ibu Tunggal dalam Mendukung Proses Belajar Anak di Era Digital
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ibu tunggal dalam membantu anak belajar di masa kini yang sudah menggunakan teknologi digital. Pendidikan yang semakin digital membutuhkan peran orang tua yang lebih aktif, terutama bagi ibu-ibu tunggal yang harus menangani dua tugas sekaligus, yaitu bekerja untuk menghidupi keluarga dan merawat anak-anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilakukan di Perumahan Villa Balaraja RT 07/RW 06, Kabupaten Tangerang, dengan melibatkan beberapa ibu tunggal dan anak mereka sebagai sumber informasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi yang dilakukan secara langsung, dan pengumpulan dokumen. Penelitian menunjukkan bahwa ibu tunggal memberikan dukungan belajar dalam tiga aspek utama, yaitu dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan penghargaan. Meskipun menghadapi kendala waktu, tingkat pemahaman akademik yang terbatas, serta kesulitan dalam mengawasi penggunaan teknologi digital, ibu tunggal tetap berperan aktif dalam mendampingi anak belajar. Analisis dengan teori interaksionisme simbolik menunjukkan bahwa adanya pendampingan dari ibu dianggap oleh anak sebagai tanda dari kasih sayang, perhatian, dan perlindungan, yang kemudian membantu membentuk sikap belajar yang positif. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya hubungan yang hangat dan terus menerus antara ibu tunggal dengan anaknya dalam membantu anak belajar di masa kini yang penuh teknologi.
References
Ahmadi, D. (2008). Interaksi simbolik: Suatu pengantar. Mediator: Jurnal Komunikasi, 9(2), 301–316. https://doi.org/10.29313/mediator.v9i2.1115
Awaru, A. O. T. (2021). Sosiologi keluarga. CV Media Sains Indonesia.
Balqis, A. P., Naim, M., & Setiawan, R. (2023). Peran orang tua tunggal (bapak atau ibu) dalam mendidik dan mengasuh anak di Kelurahan Gondrong. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(12), 86–96. https://doi.org/10.5281/zenodo.8068529
Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. Prentice-Hall.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE.
Damayanti, D. P. (2023). Model dukungan holistik terhadap pendidikan anak di pondok pesantren. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 2121–2128. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i2.556
Hanifah, D. A., & Afrizal, S. (2025). Peran orang tua tunggal dalam pembentukan karakter anak (studi kasus di lingkup pendidikan sosiologi angkatan 22 dan 23 FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa). Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(1), 482–487. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i1.1086
Imami, F. Q., Trinugraha, Y. H., & Rahman, A. (2021). Peran ibu sebagai orang tua tunggal dalam mendukung pendidikan anak di masa pandemi COVID-19. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(2), 793–800. https://doi.org/10.34007/jehss.v4i2.747
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE.
Panuju, C. R., & Kuntari, S. (2025). Dukungan emosional orang tua dalam membangun kemandirian mahasiswa S1 pendidikan sosiologi 2022 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(1), 572–576. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i1.1066
Riskia, I., Nurhayati, N., Awalunnisah, S., & Durrotunnisa, D. (2025). Pengaruh keterlibatan orang tua dalam pembelajaran digital terhadap perkembangan nilai keagamaan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 2162–2171. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7340
Copyright (c) 2026 Sabrina Kusuma Dwi, Subhan Widiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





