Peran Guru PAI dalam Menanggulangi Radikalisasi melalui Pendidikan Berbasis Damai
Abstract
Radikalisasi menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia pendidikan, terutama di lingkungan sekolah yang seyogianya menjadi tempat menanamkan nilai-nilai kedamaian dan toleransi. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran sentral dalam mencegah penyebaran ideologi radikal di kalangan siswa melalui pendekatan pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai damai. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI dalam menanggulangi radikalisasi dengan menekankan pada pendekatan pendidikan berbasis damai. Kajian dilakukan dengan menelaah berbagai hasil penelitian dan literatur ilmiah terkait peran guru, strategi pendidikan damai, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Hasil studi menunjukkan bahwa guru PAI tidak hanya bertugas mengajar aspek kognitif agama, tetapi juga bertanggung jawab dalam pembentukan karakter siswa yang toleran, terbuka, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman. Strategi yang digunakan antara lain adalah integrasi nilai-nilai damai dalam kurikulum, penggunaan metode pembelajaran dialogis, serta penanaman nilai moderasi beragama. Pendidikan damai mampu menjadi benteng ideologis bagi siswa dalam menghadapi propaganda radikal. Namun, untuk optimalisasi peran ini, guru PAI memerlukan pelatihan berkelanjutan, dukungan kebijakan, dan sinergi dengan stakeholder lain. Dengan demikian, pendidikan agama Islam dapat menjadi sarana efektif dalam membangun generasi muda yang cinta damai dan anti kekerasan.
References
Azra, A. (2020). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Kencana. https://doi.org/10.31227/osf.io/x5d39
Dewi, F. R., & Arifin, M. (2023). Peran kolaboratif orang tua dan sekolah dalam membentuk karakter moderat siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 88–102. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i1.56789
Fauzan, R., & Nasution, A. (2023). Pembelajaran dialogis dalam pendidikan agama Islam sebagai upaya membendung radikalisme. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 8(2), 112–125. https://doi.org/10.26740/jpii.v8n2.p112-125
Fadilah, N. (2021). Kepemimpinan kepala sekolah dalam penguatan pendidikan karakter berbasis moderasi beragama. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 9(2), 134–147. https://doi.org/10.21093/jmpi.v9i2.4032
Firmansyah, A., & Yusuf, M. (2023). Literasi Digital Guru PAI dalam Menangkal Radikalisme di Era Digital. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 112–126. https://doi.org/10.24042/jpi.v14i2.10213
Hasanah, U. (2021). Keteladanan guru dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di sekolah. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(2), 97–110. https://doi.org/10.24252/jpii.v6i2.25131
Huda, M., Jasmi, K. A., Basiron, B., Mustari, M. I., Shahril, N. I. S., & Wahi, W. (2020). Strengthening the role of Islamic education teachers in fostering student character. International Journal of Instruction, 13(1), 61–76. https://doi.org/10.29333/iji.2020.1315a
Huda, M. (2021). Refleksi dalam pembelajaran PAI: Membangun kesadaran keberagamaan yang inklusif. Jurnal Studi Keislaman, 10(1), 34–49. https://doi.org/10.32506/jsk.v10i1.1320
Ismail, M., & Nuraini, T. (2022). Pendekatan kolaboratif dalam pendidikan damai di sekolah menengah. Al-Ta’dib: Jurnal Kependidikan Islam, 17(2), 223–238. https://doi.org/10.31332/atdb.v17i2.4673
Ma’arif, S. (2021). Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Kesadaran Keberagamaan Moderat di Sekolah. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 8(1), 23–35. https://doi.org/10.15408/tjems.v8i1.22456
Ma’arif, S. (2022). Peran guru PAI dalam membangun karakter siswa melalui keteladanan. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 55–68. https://doi.org/10.24042/at.v13i1.11092
Ningsih, L., & Zamroni, A. (2023). Implementasi Pendidikan Berbasis Damai dalam Pembelajaran PAI sebagai Upaya Deradikalisasi di Sekolah. Jurnal Moderasi Islam, 5(1), 88–104. https://doi.org/10.26555/mos.v5i1.16219
Nurhidayah, N. (2021). Peran guru PAI sebagai agen moderasi beragama dalam membangun nilai toleransi di sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan Agama Islam, 9(2), 135–144. https://doi.org/10.24042/albayan.v9i2.9386
Rofiq, A., & Kusnadi, D. (2022). Dialog antarumat dan pendidikan toleransi dalam pembelajaran PAI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 7(1), 15–29. https://doi.org/10.31004/ji-pai.v7i1.1054
Rohman, M. (2022). Radikalisme dan Strategi Deradikalisasi Pendidikan: Studi Kasus Sekolah Menengah di Indonesia. Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 9(5), 1342–1357. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v9i5.23781
Sari, D., & Fauziah, R. (2022). Sinergi sekolah dan orang tua dalam menanggulangi radikalisme anak usia sekolah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 7(1), 45–59. https://doi.org/10.24252/jpai.v7i1.30021
Sari, I. P., & Huda, N. (2022). Penguatan Pendidikan Agama Islam Moderat melalui Pembelajaran Kontekstual. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 55–70. https://doi.org/10.24042/atjpi.v13i2.16307
Sari, N. W. P., Wahyuni, S., & Hidayati, N. (2022). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk sikap moderat peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 7(1), 45–54. https://doi.org/10.35316/jpii.v7i1.355
Suwarno, A., & Lestari, R. (2023). Implementasi keteladanan guru dalam pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Jurnal Ilmiah Pendidikan Karakter, 10(1), 44–58. https://doi.org/10.21009/jipk.v10i1.13671
Wahyuni, S., & Ilyas, M. (2022). Integrasi nilai-nilai perdamaian dalam kurikulum PAI untuk menangkal radikalisme di sekolah. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(1), 20–33. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9832
Copyright (c) 2025 Hasriyanti Mandalika Hasan, Amaluddin Amaluddin, Pina Pina, Hasmi Hasmi, Darmawati Taro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





